Bahaya Menggunakan Software Bajakan, Waspada!!

Bahaya Menggunakan Software Bajakan, Waspada!!
bahaya menggunakan software bajakan

Di jaman digital saat ini, banyak software atau aplikasi yang bertebaran. Software digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga hiburan.

Namun, tidak semua orang mau atau belum mampu membeli software secara legal. Penggunaan software bajakan di Indonesia masih cukup marak, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh harga software yang relatif mahal, sehingga banyak orang yang memilih untuk menggunakan software bajakan.

Penggunaan software bajakan di Indonesia merupakan masalah yang cukup serius. Menurut Business Software Alliance (BSA), sebanyak 83% pengguna komputer di Indonesia menggunakan software bajakan, baik itu perorangan maupun perusahaan.

Nah dalam artikel kali ini akan dijelaskan bahaya menggunakan software bajakan, jadi jika kamu menggunakan nya harus ketahui segala resiko kemungkinannya.

Apa itu Software Bajakan?

Software bajakan adalah software yang diperoleh tanpa membayar lisensi kepada pemiliknya. Software ini biasanya didapatkan secara ilegal, misalnya dengan cara download di internet atau dibeli dari penjual bajakan.

Bahaya Menggunakan Software Bajakan

Penggunaan software bajakan memiliki banyak resiko, baik bagi pengguna personal, perusahaan maupun bagi industri software itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa bahaya penggunaan software bajakan:

Pelanggaran hukum

Yang pertama perlu kamu ketahui adalah penggunaan software bajakan merupakan tindakan ilegal. Hal ini diatur dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan tanpa hak dan / tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1 miliar.

Artinya bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan hasil ciptaan orang lain yang telah diumumkan untuk kepentingannya sendiri atau orang lain tanpa izin pencipta atau pemegang hak ciptanya akan dikenakan pelanggaran hukum dan dapat di pidana.

Resiko Keamanan Data

Software bajakan rentan terhadap virus dan malware. Virus dan malware adalah program komputer yang dapat merusak atau mencuri data. Virus dan malware dapat masuk ke komputer melalui software bajakan (palsu) yang telah disusupi atau di inject virus.

Baca Juga: Mengenal Ransomware dan Bahayanya Bagi Perusahaan

Malware dapat menginfeksi sistem sehingga membuat sistem error, kehilangan data, dll. Data pribadi yang dicuri dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti penipuan, pemerasan, atau bahkan kejahatan siber.

Virus dan malware dapat masuk ke komputer melalui software bajakan melalui berbagai cara, antara lain:

  • Melalui file instalasi software bajakan yang palsu yang telah di masukkan malware
  • Melalui file crack atau patch yang digunakan untuk mengaktifkan software bajakan

Setelah masuk ke komputer pengguna, virus dan malware dapat menyebabkan berbagai kerusakan, yaitu mengambil alih komputer seperti menghapus atau merusak data, menginfeksi file, melambatkan kinerja komputer, dll.

Performa Software Yang Tidak Optimal

Software bajakan seringkali berjalan tidak optimal. Hal ini disebabkan karena software bajakan tidak mendapatkan pembaruan dari developer.

Pembaruan software penting untuk dilakukan untuk memperbaiki bug dan meningkatkan performa software. Tanpa pembaruan, software bajakan dapat mengalami berbagai masalah seperti crash, bug, performa yang lemot dan beberapa fitur yang tidak berfungsi.

Berdampak Terhadap Industri Software

Industri kreatif merupakan salah satu sektor yang penting bagi perekonomian Indonesia. Sektor ini menyumbang sekitar 7,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Penggunaan software bajakan dapat berdampak negatif terhadap industri software itu sendiri. Hal ini karena penggunaan software bajakan dapat mengurangi pendapatan pengembang (developer) software.

Penurunan pendapatan pengembang software dapat menyebabkan pengurangan investasi dalam pengembangan software baru. Hal ini dapat menghambat inovasi dan perkembangan teknologi.

Hal tersebut disebabkan karena industri kreatif membutuhkan pendapatan yang cukup untuk berinvestasi dan mengembangkan produk-produknya.

Upaya Apa yang Harus Dilakukan?

Sebisa mungkin untuk menghindari software bajakan, karena dengan segala resiko dan bahaya nya akan merugikan diri kita sendiri. Belilah software original semata untuk mendukung perekonomian dan mendukung industri lokal.

Banyak distributor resmi yang menjual key atau serial key dengan harga murah dan banyak promo kok. Jadi, cari dan belilah diharga yang sesuai dengan kantong mu.

Jikapun kamu belum bisa membeli software original, sebisa mungkin gunakan aplikasi yang gratis atau aplikasi yang open source sebagai penggantinya.

Jika masih belum bisa dan ingin tetap menggunakan software bajakan, dengan berat hati saya mengatakan yaudah gpp hehe. Akan tetapi saya menyarankan untuk mendownload software nya di situs-situs yang benar-benar terpercaya dan reviews bagus.

Hal tersebut akan menjaga komputer kamu dari malware dan phising di link-link download yang tidak jelas. Jadi, pastikan selalu hati-hati dalam mencari software bajakan, karena jika salah mendownload, akan berbahaya bagi sistem.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai bahaya software bajakan. Jadi tingkatkan kesadaran kamu tentang penggunaan software yang ilegal.

Dengan menghindari penggunaan software bajakan, kita dapat melindungi keamanan data pribadi, dan yang utama adalah mematuhi hukum. Selain itu, kita juga dapat mendukung industri kreatif Indonesia.

Artikel Lain Yang Mungkin Kamu Suka?