Bagi kamu seorang blogger tentu tidak asing dengan istilah SEO. Semua orang tentu ingin website atau blog nya berada di peringkat teratas halaman mesin pencari Google, Bing, dll. Karena SEO dapat meningkatkan trafik website, brand awareness, dan untuk bisnis tentu akan meningkatkan penjualan.
Nah pada artikel kali ini saya akan menjelaskan pengertian SEO Off Page dan SEO On Page beserta cara penerapannya di website atau blog.
Search Engine Optimization (SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk meningkatkan keterlihatan dan peringkat website di mesin pencari. SEO terdiri dari dua jenis, yaitu SEO on page dan SEO off page.
Apa itu SEO On Page?
SEO on page adalah upaya pengoptimalan halaman website untuk meningkatkan traffic dan meraih peringkat teratas di mesin pencari. Upaya ini didasarkan pada berbagai elemen, seperti title tag, alt text, internal link, dan banyak lainnya.
Tujuan SEO On Page
Tujuan SEO on page adalah untuk membuat website lebih ramah terhadap mesin pencari. Dengan begitu, mesin pencari akan lebih mudah memahami isi website dan memberikan peringkat yang lebih tinggi.
Komponen SEO On Page
Berikut adalah beberapa faktor komponen yang perlu dioptimalkan dalam SEO on page:
1. Title tag
Title tag adalah judul yang muncul di hasil pencarian. Title tag haruslah menarik dan relevan dengan konten halaman.
2. Meta description
Meta description adalah deskripsi singkat yang muncul di hasil pencarian. Meta description haruslah informatif dan mendorong pengunjung untuk mengklik tautan website.
3. Keyword
Keyword adalah kata atau frasa yang digunakan oleh pengguna untuk mencari informasi di mesin pencari. Keyword haruslah relevan dengan konten halaman dan ditempatkan di tempat-tempat strategis, seperti title tag, meta description, heading dan url permalink.
4. Internal link
Internal link adalah tautan yang menghubungkan satu halaman website dengan halaman lainnya. Internal link dapat membantu mesin pencari untuk memahami struktur website dan peringkat halaman secara keseluruhan.
5. Konten
Konten adalah faktor terpenting dalam SEO on page. Konten haruslah berkualitas, informatif, dan relevan dengan target audiens.
6. Mobile-friendly
Website haruslah responsif terhadap perangkat seluler. Hal ini penting karena semakin banyak pengguna yang mengakses internet melalui perangkat seluler.
7. Kecepatan Website
Google menyukai situs yang memiliki kecepatan loading yang baik. Jadi pastikan kamu mengoptimasi kecepatan website agar lebih cepat lagi.
Contoh Penerapan SEO On Page Pada Website
Berikut adalah beberapa contoh penerapan SEO on page:
- Menggunakan keyword yang relevan di title tag dan meta description.
- Menambahkan internal link yang relevan di dalam konten.
- Meningkatkan kualitas konten dengan menambahkan gambar, video, atau infografis.
- Membuat website responsif terhadap perangkat seluler.
- Mempercepat loading blog.
Apa Itu SEO Off Page?
SEO off page adalah upaya pengoptimalan website secara eksternal atau dari luar website. Upaya ini dilakukan dengan cara mendapatkan backlink dari website lain.
Tujuan SEO Off Page
Tujuan SEO off page adalah untuk meningkatkan otoritas dan popularitas website. Dengan begitu, mesin pencari akan lebih percaya bahwa website tersebut berkualitas dan layak untuk di peringkatkan lebih tinggi.
Komponen SEO Off Page
Berikut adalah beberapa faktor komponen yang perlu dioptimalkan dalam SEO off page:
1. Backlink
Backlink adalah tautan yang mengarah ke website dari website lain. Backlink berkualitas berasal dari website yang memiliki otoritas tinggi dan relevan dengan konten website kamu.
2. Social media
Social media dapat digunakan untuk mempromosikan website dan meningkatkan brand awareness.
3. Guest blogging
Guest blogging adalah kegiatan menulis konten di website lain. Guest blogging dapat membantu membangun hubungan dengan pemilik website dan mendapatkan backlink berkualitas.
4. Partisipasi di forum dan komunitas online
Partisipasi di forum dan komunitas online dapat membantu meningkatkan brand awareness dan mendapatkan backlink berkualitas.
Contoh Penerapan SEO Off Page
Berikut adalah beberapa contoh penerapan SEO off page:
- Membangun backlink berkualitas. Entah itu alami ataupun berbayar.
- Berkolaborasi dengan website lain untuk membuat konten bersama.
- Mendaftarkan website ke situs agregator seperti Google News, Feedly, dll.
- Berkomentar di blog atau forum yang relevan dengan niche website kamu.
- Mengikuti dan menanggapi pengguna di media sosial agar mendapatkan timbal balik, sehingga website jadi banyak dikenal.
Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page
Berikut adalah perbedaan utama antara SEO on page dan SEO off page:
Faktor | SEO On Page | SEO Off Page |
---|---|---|
Fokus | Elemen dalam wesbite | Elemen luar website |
Contoh | Title tag, meta description, keyword, konten dan internal link, site speed | Backlink, sosial media, guest blogging, forum |
Waktu | Cepat (Tidak membutuhkan banyak waktu) | Lambat (membutuhkan banyak waktu) |
Biaya | Gratis | Gratis dan Berbayar |
Akhir Kata
SEO on page dan SEO off page adalah dua hal yang saling melengkapi untuk meningkatkan peringkat website di mesin pencari.
SEO on page berfokus pada pengoptimalan konten dan elemen internal website, sedangkan SEO off page berfokus pada pengoptimalan konten dan elemen eksternal website.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kombinasikan SEO on page dan SEO off page dengan strategi yang tepat.
Founder ngetekno.com | Teknik Informatika. Penyuka dunia teknologi terutama dibidang Web Development. Saat ini sedang mengerjakan project Copywriting dan Web Design.